Jumat, 01 November 2013

APA ITU FIBER CHANNEL ???

         Fibre Channel adalah teknologi untuk transmisi data antara perangkat komputer dengan kecepatan data hingga 4 Gbps ( dan 10 Gbps dalam waktu perdetiknya ) . Fibre Channel sangat cocok untuk menghubungkan komputer server ke perangkat penyimpanan bersama dan pengontrol penyimpanan interkoneksi dan drive . Karena Fibre Channel memiliki kecepatan tiga kali lebih cepat, telah mulai menggantikan Kecil Computer System Interface ( SCSI ) sebagai antarmuka transmisi antara server dan perangkat penyimpanan berkerumun . Saluran Serat lebih fleksibel , perangkat dapat sejauh sepuluh kilometer ( sekitar enam mil ) terpisah jika serat optik digunakan sebagai media fisik. Serat optik tidak diperlukan untuk jarak pendek , namun, karena Fibre Channel juga bekerja menggunakan kabel koaksial dan biasa telepon twisted pair .

       Fibre Channel menawarkan point-to -point , switched , dan antarmuka lingkaran . Hal ini dirancang untuk beroperasi dengan SCSI , Internet Protocol ( IP ) dan protokol lainnya , tetapi telah dikritik karena kurangnya kompatibilitas - terutama karena (seperti pada hari-hari awal teknologi SCSI ) produsen terkadang menginterpretasikan spesifikasi berbeda dan berbeda implementasinya .


Sumber :
http://searchstorage.techtarget.com/definition/Fibre-Channel
Read More ->>

PERKEMBANGAN USB

Perkembangan USB
USB 3.0, Interface Terbaru Untuk Media Portable
Hardware
usb 3.0

Lagi, USB, interface tersukses yang menghubungkan perangkat eksternal dengan komputer akan mengalami perubahan mengikuti perkembangan kebutuhan konektivitas bandwidth yang semakin besar. Setelah Wireless USB, USB 3.0 akan segera meluncur ke pasaran. USB 3.0 yang dijuluki SuperSpeed-USB ini akan menggantikan pendahulunya, USB 2.0 (Hi-Speed USB) yang telah berusia 8 tahun.

Bila USB 2.0 meningkatkan transfer rate pendahulunya, dari 12 MBps menjadi 480 MBps, USB 3.0 akan menaikkannya 10 kali lipat menjadi 4,8 GBps. Pada 2007, Intel telah mendemonstrasikan SuperSpeed USB dalam acara Intel Developer Forum.

Spesifikasi versi 1.0 dari USB 3.0 telah dirampungkan pada 17 November 2008. Bila USB Implementers Forum (USB-IF) mengambil alih pengelolaan dan mempublikasikan dokumen teknis yang dibutuhkan, produk-produk yang menggunakan protokol USB 3.0 dikembangkan oleh pabrik-pabrik hardware.

Kompatibilitas

Seperti halnya upgrade dari USB 1.1 ke 2.0, konektor dan kabel USB 3.0 tetap kompatible dengan hardware yang dirancang untuk versi-versi USB sebelumnya. Tentu saja, Anda tidak bisa memaksimalkan bandwidth dari perangkat dan port SuperSpeed tanpa menggunakan kabel USB 3.0 ke dalam port 2.0.

Kompatibilitas ini terletak pada desai konektor USB yang baru. Kabel USB 2.0 terdiri dari empat jalur. Sepasang jalur untuk transfer data in/out, satu jalur untuk power, dan satu jalur untuk grounding. USB 3.0 menambahkan lima jalur baru. Jalur-jalur baru ini terletak sejajar (paralel) dengan jalur lama. Ini artinya, Anda bisa membedakan antara kabel 2.0 dengan 3.0 hanya dengan melihat ujung konektornya.

Dua jalur baru akan didedikasikan untuk mengirim data, sementara sepasang lainnya akan menangani penerimaan data. Hal ini tidak saja akan meningkatkan kecepatan secara signifikan, tapi juga memungkinkan USB 3.0 untuk membaca dan menulis data dalam waktu yang bersamaan. Pada USB 2.0, jalur data untuk pengiriman dan penerimaan data tidak dipisahkan.

Transfer dan Power

Seperti yang telah disebutkan di atas, USB 3.0 memiliki kecepatan transfer data sepuluh kali lipat dari batas maksimum 480 Mbps USB 2.0. Dengan kecepatan baru ini, transfer 27GB film berkualitas HD ke dalam media player masa depan hanya membutuhkan waktu 70 detik. Sementara pada USB 2.0, untuk mentransfer sata yang sama, dibutuhkan waktu 15 menit, bahkan lebih.

Kecepatan transfer ini hanya bisa dirasakan apabila Anda menggunakan media penyimpanan portabel yang mampu menulis data dengan cepat. Perangkat solid state akan banyak menikmati peningkatan kecepatan transfer ini, sementara harddisk magnetik akan terkendala pada RPM dan kecepatan maksimum read/write mereka. Perangkat berbasis flash baru pun harus dikembangkan agar dapat mengambil manfaat dari peningkatan kecepatan ini.

USB-IF mencatat pertumbuhan perangkat portabel yang melakukan pengisian battery melalui USB (ponsel, MP3 player, kamera digital, dan lain-lain). Oleh karena itu, USB 3.0 tidak hanya dirancang untuk lebih cepat mentransfer data, melainkan juga membawa power yang lebih besar, dari kisaran 100 miliAmphere pada USB 2.0 menjadi 900 miliAmphere pada USB 3.0.

Salah satu catatan pada spesifikasi baru ini adalah penggunaan power yang lebih efisien. USB 3.0 dilengkapi dengan protokol interupt-driven baru, yang akan membuat power perangkat nonaktif atau idle (tidak sedang di-charge oleh port USB) tidak tersedot oleh host controller. Untuk memulai mentransfer data, perangkat tersebut akan mengirim sinyal aktivasi terlebih dahulu.

Dukungan Sistem Operasi

Dalam acara SuperSpeed Developer Conference, November 2008, Microsoft mengumumkan bahwa Windows 7 telah mendukung USB 3.0, boleh jadi tidak langsung rilis sekarang, melainkan pada Service Pack atau update berikutnya. Demikian pula pada Windows Vista, yang kemungkinan besar akan mendukung USB 3.0. Hingga saat ini, dukungan SuperSpeed untuk Windows XP masih belum diketahui.

Dengan komunitas open source di belakangnya, Linux dipastikan akan segera mengadopsi USB 3.0 begitu spesifikasinya dibuka untuk publik. Seperti biasa, Apple tetap bungkam terhadap isu dukungan SuperSpeed pada Mac OS X. Namun opini yang berkembang meyakinkan bahwa Apple pun akan mengadopsi USB 3.0, meski menjadi ancaman bagi interface native mereka, FireWire.

Melihat kesigapan dan antusisme pengembang sistem operasi, boleh jadi pengguna Linux-lah yang akan menjadi orang pertama yang bisa menikmati fitur-fitur anyar yang ada pada USB3.0. Seperti biasa, dalam setiap rilis software baru, dukungan bagi USB 3.0 akan berlangsung secara bertahap. Dukungan awal untuk spesifikasi ini mungkin belum sepenuhnya memanfaatkan fitur yang tersedia pada USB 3.0.

USB 3.0 Lebih Cepat 10x !

Pahamkah kalian gambar apa yang ada di sebelah kiri? Ya gambar di atas adalah gambar usb 2.0. Di mana – mana sekarang selalu pake usb. Dari flashdisk, hardisk, joystick, kabel data, dll. Demam usb juga melanda di Indonesia. Saya sendiri merasakan sekali. Karena kalo ke warnet, dan bawa flashdisk pasti dicolokin ke usb port, haha. Nah yang lagi sekarang terbanyak di pakai adalah usb 2.0. Apa itu usb 2.0 ? Itu adalah USB ( Universal Serial Bus ) dengan versi 2.0. Dan sekarang sudah akan rilis usb 3.0 dan akan mulai berkembang di masyarakat! Wah bingung gak? Bagi orang – orang yang baru tau versi 2.0, tiba – tiba udah ada versi 3.0

Berikut akan saya beri sedikit sejarah perkembangan usb :
1. USB 0.7 Keluar di November 1994.

2. USB 0.8 Keluar di December 1994.

3. USB 0.9 Keluar di April 1995.

4. USB 0.99 Keluar di August 1995.

5. USB 1.0 Keluar di January 1996. Dengan kecepatan transfer minimum 1.5 Mbit/s dan kecepatan transfer maximum 12 Mbit/s.

6. USB 2.0 Keluar di April 2000. Dengan kecepatan transfer maximum 480 Mbit/s. Usb 2.0 dikenal dengan sebutan hi-usb ato High Speed Usb.

7. Pada 18 September 2007, Pat Gelsinger mendemonstrasikan Usb 3.0. Usb 3.0 dikenal dengan sebutan Super Speed Usb. Kecepatan transfer maximumnya mencapai 10x lipat versi sebelumnya. Berati mendekati 4.8 Gbit/s!

Nah di atas saya sudah jelasin sejarah singkat usb. Sekarang anda sudah ada gambaran. Mengingat kecepatan usb 3.0 ini ternyata tidak tanggung – tanggung ya. Sampai 10x lipat versi 2.0. Usb 3.0 memiliki banyak peningkatan selain transfer ratenya, yaitu :
1. Memiliki performa lebih.
2. Membutuhkan daya yang lebih besar ketika dipakai, tetapi ketika tidak dipakai daya lebih kecil dari versi sebelumnya.

Usb 3.0 memiliki konektor yang sedikit berbeda ketimbang versi sebelumnya. Pada Usb 2.0 hanya terdapat 4 jalur. Sepasang jalur untuk IN/OUT, 1 jalur untuk power dan 1 jalur lagi untuk grounding. Sedangkan pada 3.0 terdapat 5 jalur. Dua jalur baru untuk mengirim data, sementara jalur lainnya untuk penerimaan data. Jadi pada usb 3.0 memungkinkan write and copy file secara bersamaan lebih cepat daripada usb 2.0. Kabel usb 3.0 tetap bisa dicolokan pada port 2.0, tetapi dampaknya akan terasa pada transfer kecepatan yang tidak bisa seoptimal seperti versi 3.0 pada layaknya.

Usb 3.0 kemungkinan akan dirilis pada akhir pertengahan tahun 2009. Gimana dunk nasibnya usb 2.0? Kemungkinan akan tetap berjalan dan akan menghilang seiring dirilisnya perangkat menggunakan usb 3.0. Perangkat yang kemungkinan akan langsung mengganti portnya adalah kamera video dan perangkat penyimpan. Seiring pesatnya kemajuan komputer, seharusnya sih 2010 motherboard sudah mendukung versi 3.0. Beberapa versi windows juga dipertanyakan akan kompatibelnya dengan versi 3.0. Untuk windows 7 sudah support 3.0, tetapi pada versi service packnya. Untuk vista sudah bisa. Dan untuk XP masih dipertanyakan akan disupport atau tidak. Mengingat microsoft sudah tidak melalukan update terbaru lagi untuk XP.

sumber :
http://ikydetectiveschool.wordpress.com/2009/12/22/perkembangan-port-usb/
Read More ->>

PENGERTIAN KOMPUTER, PENGGOLONGAN KOMPUTER DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

KOMPUTER

a.        Pengertian Komputer
Komputer dewasa ini telah dipergunakan hampir di semua bidang pekerjaan mulai dari instansi pemerintah sampai swasta. Dengan menggunakan komputer maka pekerjaan akan menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan kalau dengan menggunakan buku. 
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap).


 Komputer berasal dari bahasa Latin yang artinya menghitung. Karena  luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.
    Sedangkan pengertian komputer menurut para ahli adalah sebagai berikut :
Definisi komputer menurut Robert H. Bilssmer 1985
Komputer adalah merupakan suatu alat elektronik yang bisa melakukan serangkaian tugas yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan intruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
Definisi komputer menurut Donald H. Saders 1985
Komputer adalah merupakan suatu system elektronik yang dapat memanipulasi data dengan cepat dan tepat serta dirangcang dan diorganisasikan secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang sudah tersimpan di dalam sebuah memory.
Definisi komputer Menurut VC. Hamacher ZG
Komputer adalah merupakan mesin penghitung elektronik yang bisa dengan cepat menerima informasi input digital, memproses sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memory (stored program) dan menghasilkan output informasi.
Definisi komputer Menurut VC. Hamacher ZG
Komputer adalah merupakan mesin penghitung elektronik yang bisa dengan cepat menerima informasi input digital, memproses sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memory (stored program) dan menghasilkan output informasi.

b.        Penggolongan Komputer
Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya.
Berdasarkan Data Yang Diolah
·        Komputer Analog
·        Komputer Digital
·        Komputer Hybrid
Berdasarkan Penggunaannya
·        Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
·        Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)
Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya
·        Komputer Mikro (Micro Computer)
·        Komputer Mini (Mini Computer)
·        Komputer Kecil (Small Computer)
·        Komputer Menengah (Medium Computer)
·        Komputer Besar (Large Computer)
·        Komputer Super (Super Computer)

c.       Arsitektur Komputer
Arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem Komputer.  Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, Ram, Rom, Harddisk, dll)

Sumber :
Read More ->>

PENGENALAN JARINGAN KOMPUTER DAN KOMUNIKASI DATA

a. Pengertian Jaringan Komputer

        Komputer adalah Suatu alat Elektronik atau seperangkat alat elektronik yang bisa menerima Input, melakukan Proses dan menghasilakan Output. sedangkan Jaringan Komputer adalah  sekumpulan perangkat yang dapat   digunakan untuk menyimpan dan manipulasi data elektronis dan pesan-pesan, saling terkait satu dengan  lainnya di mana dengan cara tersebut pengguna dapat menyimpan,menggali dan saling berbagi-pakai terhadap informasi yang tersedia.

 b. Pengertian Komunikasi Data

     Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet. Dasar dari Komunikasi data pada komputer adalah bilangan biner.

c. Komponen Utama Dari Jaringan Komputer


      a. Komputer
           Sangat di dibutuhkan dalam Membangun Jaringan.


      b. NIC (Network Interface Card)
           Kartu jaringan adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.

          NIC dengan kecepatan 10 Mbps disebut  Ethernet, 100 Mbps dinamakan Fast ENthernet, 1000 Mbps dinamakan Giga bit dan 10.000 Mbps dinamakan dengan 10g bit


      c. Media Transmisi
          Media yang digunakan sebagai penghubung antara pengirim dan penerima, unutk melintaskan isyarat. Media ini dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu media berkabel (wired) dan media tak berkabel (wireless).

      d. Network Device
          Yang termasuk di dalam network device ini adalah alat-alat yang berperan di dalam jaringan. Contohnya: access point, router, switch, hub, dll.


      e. NOS (Network Operating System)

          Untuk membangun sebuah jaringan, maka dibutuhkan sebuah PC yang telah diinstal sistem operasi jaringan di dalamnya, misalnya Windows 2000, Windows NT, Novell Netware, Linux, dll.

Sumber :

http://rezimutiarafenorita.blogspot.com/2011/07/pengenalan-jaringan-komputer-dan.html
Read More ->>

Sabtu, 26 Oktober 2013

MEDIA TRANSIMISI WIRE (GUIDE)

A.  PENGERTIAN MEDIA TRANSMISI WIRE ( GUIDED )

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi. Data yang dikirim terlebih dahulu diubah menjadi kode atau isyarat dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam untuk diubah kembali menjadi data. Setiap peralatan memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

Karakteristik media transmisi bergantung pada :
1. Jenis alat elektronik.
2. Data yang digunakan oleh alat elektronik tesebut.
3. Tingkat keefektifan dalam pengiriman data.
4. Ukuran data yang dikirim.


B.  JENIS – JENIS MEDIA TRANSMISI WIRE ( GUIDED )

Media Transmisi Wire ( Guided ) dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :
1. KABEL KOAKSIAL


Pada umumnya kabel coaxial diterapkan pada topologi bus, dengan panjang 180 meter dan menggunakan konektor BNC ( untuk kabel coaxial tipe thin Ethernet ).
Keunggulan kabel coaxial adalah :                                                                                                                 Memiliki bandwith yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband ( multiple channel).

Kelemahan kabel coaxial adalah :                                                                                                                 Jika kabel bermasalah maka komunikasi data akan terhenti.

Macam-macam jenis kabel coaxial :

a. Thick coaxial
Dikenal dengan nama 10Base5, biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan ethernet antar gedung. Kabel ini sulit ditangani secara fisik karena tidak flexibel, dan berat, namun dapat menjangkau jarak 500 m bahkan 2500 dengan repeater.

b. Thin coaxial
Lebih dikenal dengan nama 10Base2 ,atau cheapernet, atau RG-58 ,atau thinnet. Biasanya thin coaxial digunakan untuk jaringan antar workstation. Dapat digunakan untuk implementasi topologi bus dan ring karena mudah ditangani secara fisik.
Pada komunikasi data, jaringan LAN untuk aplikasi Voice Mail merupakan jaringan 10base2. Kabel thin-ethernet dibuat dengan kabel coax RG-58. Panjang minimal satu segment adalah 18 inchi. Pada kedua ujung kabel ini dipasangi konektor BNC. Dibutuhkan juga konektor T BNC. Kedua ujung segment kabel harus dipasangi BNC Terminator.

Satu Segmen terdiri dari:
a)       Kabel koaksial RG-58.
b)       Sepasang konektor BNC.
c)       Untuk menghubungkan sebuah node ( Ethernet Card dengan BNC) digunakan BNC T ).
d)       Satu segmen harus diakhiri dengan terminator BNC.
e)       Panjang minimum antara konektor BNC T adalah 18 inchi.

Kelebihan dan kekurangan kabel coaxial
Kelebihan Dari Kabel Coaxial adalah :                                                                                               -   Hampir tidak terpengaruh noise.
            -   Harga relatif murah.

Kelemahan dari kabel Coaxial adalah :
            -   Penggunaannya mudah dibajak.
            -   Thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang.

2. TWISTED PAIR
UTP

STP

Kabel jenis ini terdiri atas dua kabel yang diputar enam kali per inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedansi atau tahanan listrik yang konsisten.
Kabel Twisted Pair Ethernet terdiri atas dua jenis, yaitu Shielded Twisted Pair ( STP ) dan Unshielded Twisted Pair ( UTP ). STP adalah kabel yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan jenis UTP tidak memiliki selubung pembungkus. Untuk koneksinya, kabel jenis ini menggunakan RJ-11 ( Registerede Jack 11 ) atau RJ-45 ( Registered Jack 45 ). Panjang kabel maksimum yang diizinkan adalah 100 meter.

Tabel Kategori Twisted Pair Ethernet

KABEL
TIPE
KECEPATAN
KETERANGAN
Categori 1
UTP
Analog biasanya digunakan di perangkat telepon pada umumnya dan pada jalur ISDN. Juga untuk menghubungkan modem dengan jalur telepon.
Categori 2
UTP
Sering digunakan untuk topologi token ring.
Categori 3
UTP/STP
Sering digunakan untuk topologi token ring atau 10BaseT
Categori 4
UTP,STP
Biasanya digunakan pada topologi token ring
Categori 5
UTP,STP – up to 100 MHz
10 Mbps
Categori 5enhanced
UTP,STP – up to 100 MHz
100 Mbps
Categori 6
1000 Mbps
Categori 6a
10000 Mbps
Categori 7
Standar Pemasangan Konektor UTP

Standar ini diatur oleh Electronic Industries Association ( EIA ). EIA membuat standar transmisi elektrik, termasuk yang digunakan pada pemasangan konektor RJ-45 dengan kabel UTP. Terdapat dua standar dalam pemasangan kabel UTP, yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.
Add caption
Urutan warna pin pada standar A :
1.      Hijau putih
2.      Hijau
3.      Orange putih
4.      Biru
5.      Biru putih
6.      Orange
7.      Coklat putih
8.      Coklat

Urutan warna pada pin pada standar B :
1.      Orange putih
2.      Orange
3.      Hijau putih
4.      Biru
5.      Biru putih
6.      Hijau
7.      Coklat putih
8.      Coklat

Kabel UTP Tipe Cross dan Straight :
1.  Kabel UTP Tipe Cross
        Kabel UTP bertipe cross apabila ujung yang satu diterapkan standar A dan pada ujung yang diterapkan standar B.  Jika kedua ujung kabel diterapkan standar yang sama, maka ia akan bertipe Straight.

2.  Kabel UTP Tipe Straight
        Kabel bertipe straight digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda jenis. Misalnya antara PC dengan Switch atau PC dengan Hub. Sedangkan kabel straight biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sejenis. Misalnya PC dengan PC atau Switch dengan Switch.

3.  FIBER OPTIK

Fiber Optik adalah : kabel yang mengantarkan cahaya melalui serat kaca. Kabel ini dapat terbuat dengan bahan plastik. Yaitu saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang dibunakan untuk  mentranmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Mode tranmisi yang digunakan serat optik terdiri atas multimode Step Index,Multimode Graded index,dan Singlemode Step Index.

  Keuntungan dari serat optik ini adalah :
    1. Lebih murah.
    2. Bentuknya ramping.
    3. kapasitas tranmisi besar,sedikit sinyal yang hilang,dan timbul menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat.

   Kerugian dari serat optik ini adalah :
     1. Biaya yang mahal.
     2. Memerlukan konversi data listrik ke cahaya.
     3. Memerlukan peralatan khusus


Terdapat Dua Jenis Fiber Optik :

1) Multi mode
Ukuran kabel multi mode ada dua yaitu, ukuran 62.5 mikron, dan ukuran 50 mikron. Keduanya memiliki diamater kabel 125.
Kabel Multi mode ini memiliki inti yang lebar. Sehingga ada banyak sinar yang melewati inti. Tetapi meskipun memiliki jalur yang lebar, kecepatan transmisi tidak secepat jenis single mode dengan inti yang kecil. Analoginya, sebuah jalan raya yang cukup lebar, tetapi karena kendaraan yang lewat banyak, kendaraan tidak jua akan dapat melaju dengan kencang.  Jangkauan maksimal multi mode sendiri adalah 500 meter, sehingga kabel ini cocok digunakan untuk jaringan yang kecil.

2) Single mode
Ukuran kabel single mode adalah 9 mikron dengan diamater kabel 125. Transmisi data lebih cepat karena hanya satu sinar yang lewat dengan inti yang kecil. Ini dapat kita analogikan dengan sebuah jalan raya. Meskipun jalan tersebut kecil, tetapi karena hanya satu mobil yang lewat, mobil tersebut bisa melaju dengan kecepatan yang tinggi.
Read More ->>

Sabtu, 14 September 2013

PERBEDAAN ANTARA RISC & CISC

A.  RISC
1.   Pengertian RISC
RISC singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian dari arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk mengatur instruksi dalam komunikasi diantara arsitekturyang lainnya.

2.   Karakteristik
 Arsitektur RISC memiliki beberapa karakteristik diantaranya :
a.    Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operan dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksi pada mesin-mesin CISC. Dengan menggunakan instruksi sederhana atau instruksi satu siklus hanya dibutuhkan satu mikrokode atau tidak sama sekali, instruksi mesin dapat dihardwired. Instruksi seperti itu akan dieksekusi lebih cepat dibanding yang sejenis pada yang lain karena tidak perlu mengakses penyimapanan kontrol mikroprogram saat eksekusi instruksi berlangsung.
b.   Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi load dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya memungkinkan optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses akan tetap ada di penyimpan berkecepatan tinggi. Penekanan pada operasi register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC.
c.  Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi menggunakan pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran dan pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat disintesis pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat menyederhanakan sel instruksi dan unit kontrol.
d.   Penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan disesuaikan dengan panjang word. Fitur ini memiliki beberapa kelebihan karena dengan menggunakan field yang tetap pendekodean opcode dan  pengaksesan operand register dapat dilakukan secara bersama-sama.

3.   Ciri-ciri
a.    Instruksi berukuran tunggal
b.    Ukuran yang umum adalah 4 byte
c.    Jumlah pengalamatan data sedikit, biasanya kurang dari 5 buah.
d. Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori.
e.  Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika, seperti penambahan ke memori dan penambahan dari memori.
f.     Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
g.    Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
h.  Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah  instruksi .
i.      Jumlah bit bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah  register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
j.   Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya 16  register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.

B.   CISC

  1. Pengertian CISC
CISC adalah singkatan dari Complex instruction-set computing atau Complex Instruction-Set Computer. Kumpulan instruksi komputasi kompleks adalah sebuah arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC.
     2.  Karakteristik CISC
Sarat informasi memberikan keuntungan di mana ukuran program-programyang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat.
Dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit) Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan.
     3.     Ciri-ciri

a.    Jumlah instruksi banyak
b.     Banyak terdapat perintah bahasa mesin
c.     Instruksi lebih kompleks

           4.    Kelebihan & Kekurangan
Teknologi RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada perdebatan dalam menggunakan RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang dan arsitektur berada dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori yang jelas maka penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.
            a.      Kelebihan
Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuat kompiler untuk menghasilkan rangkaian instruksi mesin bagi semua pernyataan HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakan karena kompiler harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya. Pekerjaan mengoptimalkan kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan RISC dibanding menggunakan CISC.
Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat.
Kecenderungan operasi register ke register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operand yang sering diakses akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi.
Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.
            b.     Kekurangan
Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak). Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memori yang lebih banyak, ini tentunya kurang menghemat sumber daya. Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil. Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.
SUMBER :

http://chiencichienci.blogspot.com/2013/05/perbedaan-antara-risc-dan-cisc_10.html
Read More ->>

Kamis, 12 September 2013

NETWORK INTERFACE CARD (NIC)

NETWORK INTERFACE CARD (NIC)


Kartu jaringan atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Network Interface Card (NIC) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan (penghubung) dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi 2 jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis.

Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah Looback Adapter dan Dial-up Adapter, disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna/dinamis.

Tugas dari Network Interface Card adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang umum digunakan antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5 (Cat5e), kabel fiber-optic, atau radio.

Komputer dapat berkomunikasi dengan Network Interface Card dengan Menggunakan beberapa metode, yakni I/O yang dipetakan ke memori DMA (Direct Memory Access) atau memory yang digunakan bersama-sama. Sebuah aliran data paralel akan dikirimkan kepada kartu NIC dan disimpan terlebih dahulu di dalam memori kartu sebelum dipaketkan menjadi beberapa frame berbeda-beda, sebelum akhirnya dapat ditransmisikan melalui media jaringan. Proses pembuatan frame ini akan menambahkan header dan trailer terhadap data yang hendak dikirimkan yang mengandung alamat, pen-sinyalan, atau informasi pengecekan kesalahan. Frame-frame tersebut kemudian akan diubah menjadi pulsa-pulsa elektronik (voltase, khusus untuk kabel tembaga), pulsa-pulsa cahaya yang dimodulasikan (khusus untuk kabel fiber-optic), atau gelombang mikro (jika menggunakan radio/jaringan tanpa kabel).
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.