Selasa, 19 November 2013

ASYMMETRIC DIGITAL SUBSCRIBER LINE (ADSL)

ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) adalah sebuah teknologi interkoneksi data yang hanya menggunakan kabel telepon biasa dengan kecepatan maximum Dowstream Up To 8 Megabit per detik(Mbps) dengan jarak maksimal sekitar 6000 feet (1.820 Meter), dan kecepatan maximum Upstream Up To 640 kilobit per detik (Kbps).
Dalam prakteknya, kecepatan yang bisa di gunakan sampai 1.5Mbps downstream dan 64 sampai 640kbps upstream. Beberapa pengembangan dari ADSL adalah teknologi ADSL2 dan ADSL2+.
ADSL2 meningkatkan kecepatan downstream sampai 12Mbps dan upstream 1Mbps, dan ADSL2+ bahkan lebih baik lagi, kecepatan meningkat sangat tajam yaitu downstream sampai 24Mbps dan upstream sampai dengan 3Mbps.
Namun teknologi ADSL memiliki keterbatasan dalam hal jarak maximal dari kabel, yaitu 6000 feet(1.820 meter). Apabila jarak melebihi standart ADSL , maka koneksi tidak dapat dilakukan. Namun dalam prakteknya biasanya tidak sampai 1.820 meter pun sudah tidak bisa berjalan dengan baik, hal ini disebabkan oleh banyak faktor seperti noise (sinyal yang tidak diinginkan dalam transmisi informasi), tipe konektor, dan lain sebagainya.
Pertanyaannya adalah ADSL menggunakan teknologi Line Telepon untuk mentrasmisikan data dalam kecepatan tinggi, mengapa jarak tidak mempengaruhi line untuk Voice/ telepon?
Jawabannya adalah karena adanya Amplifier yang digunakan untuk memperkuat sinyal Voice dalam line telepon. Hal ini yang membuat panjang kabel tidak mempengaruhi Line Telepon dan suara tetap terdengar.
Namun sayangnya teknologi ADSL tidak dapat bekerja bila line ada amplifier yang digunakan untuk memperkuat sinyal telepon karena Amplifier tersebut akan mengganngu sinyal ADSL dan koneksi tidak bisa dilakukan.
Hal ini pula yang menjadi jawaban mengapa tidak semua line telepon yang ada tidak bisa dipastikan memiliki layanan ADSL, karena beberapa faktor yang disebut dibawah ini :
1.     Kabel Fiber Optic
Sinyal ADSL tidak dapat melewati konversi sinyal dari analog ke digital kemudia ke analog lagi bila jaringan telepon manggunakan fiber optik.
2.     Penguat sinyal
Bila jaringan telepon menggunakan penguat sinyal untuk menambah jarak yang bisa dijangkau jaringan telepon, maka ADSL tidak dapat digunakan di jaringan tersebut.
3.     Jarak Ke Central Office (Dalam Hal ini STO telkom)
Bila jarak rumah anda ke central telkom melebihi jarak yang di tentukan oleh teknologi ADSL maka dapat dipastikan layanan ADSL tidak dapat sampai ke rumah anda.
Kemudian bagaimana caranya pengiriman data dilakukan dengan hanya kabel telepon biasa ?
Metodanya adalah dengan membagi sinyal yang dikirim melalui kabel telepon dengan teknik DMT (Discrete Multitone) yang distandarisasi oleh ANSI untuk digunakan dalam ADSL.
Layanan telepon standart membatasi frekuensi yang bisa dibawa oleh switch , telepon dan peralatan lainnya. Suara manusia dalam percakapan biasa, dapat di bawa pada frekuensi 400 Hz sampai 3.400 Hz. Dalam banyak kasus, kabel dapat menghandle frekuensi sampai berjuta juta Hertz. Peralatan modern yang mengirimkan sinyal digital daripada sinyal analog dapat menggunakan kapasitas kabel telepon semaximal mungkin, yang mana di gunakan oleh modem DSL.
DMT membagi jalur data menjadi 247 Channel, dengan besar masing masing channel 4Khz. Dalam analogi sederhana, berarti ada 247 jalur koneksi yang dibuat oleh modem ADSL ke central office.
Setiap channel di monitor, dan bila channel mengalami penurunan kualitas maka modem akan menggunakan channel lainnya. Penggantian channel ini dilakukan terus meneruh untuk mendapatkan channel yang terbaik untuk mentransmisikan data melalui kabel telepon tsb.
Kemudian Kontrol dan monitoring channel dilakukan di frekuensi 8 KHz untuk informasi upstream dan downstreamnya.
Biasanya pada line telepon sebelum masuk ke peralatan modem ADSL, diberikan sebuah splitter. Apakah gunanya?
Splitter ini berfungsi sebagai Low Pass Filter. Filter ini memblokir semua sinyal yang memiliki frekuensi diatas 4 Khz, mencegah adanya ganguan sinyal antara sinyal suara dan sinyal Data.
Bila tidak ada Filter ini, biasanya koneksi ADSL tidak akan maksimal bahkan terputus-putus.
Supaya koneksi ADSL anda maksimal, pastikan ada Filter yang dipasang sebelum line masuk ke peralatan / modem, karena line ADSL bisa digunakan untuk VOICE juga dan aliran data tidak terganggu.
Apakah menggunakan ADSL bisa digunakan untuk HotSpot ?
Tentu saja bisa, teknologi ADSL menghubungkan anda ke Internet, kemudian HotSpot untuk menyebarkan koneksi di rumah anda / di lokasi anda dengan sinyal wireless tanpa kabel, sehingga anda / pelanggan anda dapat menikmati akses internet tanpa kabel.

sumber: http://www.howstuffworks.com
Read More ->>

PENGERTIAN TCP/IP DAN PERBEDAAN TCP/IPv4 DENGAN TCP/IPv6

A.   Pengertian TCP/IP

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

TCP/IP pun mempunyai beberapa layer, layer-layer itu adalah :
1.     IP (internet protocol) yang berperan dalam pentransmisian paket data dari node ke node. IP mendahului setiap paket data berdasarkan 4 byte (untuk versi IPv4) alamat tujuan (nomor IP). Internet authorities menciptakan range angka untuk organisasi yang berbeda. Organisasi menciptakan grup dengan nomornya untuk departemen. IP bekerja pada mesin gateaway yang memindahkan data dari departemen ke organisasi kemudian ke region dan kemudian ke seluruh dunia.
2.     TCP (transmission transfer protocol) berperan didalam memperbaiki pengiriman data yang benar dari suatu klien ke server. Data dapat hilang di tengah-tengah jaringan. TCP dapat mendeteksi error atau data yang hilang dan kemudian melakukan transmisi ulang sampai data diterima dengan benar dan lengkap.
3.     Sockets yaitu merupakan nama yang diberikan kepada subrutin paket yang menyediakan akses ke TCP/IP pada kebanyakan sistem.

B.   Protokol
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.
Sangat susah untuk menggeneralisir protokol dikarenakan protokol memiliki banyak variasi didalam tujuan penggunaanya. Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal berikut:
      Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer atau mesin lainnya.
      Melakukan metoda “jabat-tangan” (handshaking).
      Negosiasi berbagai masam karakteristik hubungan.
      Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
      Bagaimana format pesan yang digunakan.
      Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
      Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya
      Mengakhiri suatu koneksi.

C.   Alamat IP
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
      IP versi 4 (IPv4)
      IP versi 6 (IPv6)

D. Perbandingan Alamat IPv6 dan IPv4

Alamat IP versi 4
Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakanprotokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.

Alamat IP versi 6
Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakanprotokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia.
Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA : 00D3 : 0000 : 2F3B : 02AA : 00FF : FE28 : 9C5A.
Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:
·        Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasipoint-to-point atau one-to-one.
·        Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
·        Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Dalam RFC 791, alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/high-order bit), tapi untuk lebih mudah mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal.

Kelas Alamat IP
Oktet pertama
(desimal)
Oktet pertama
(biner)
Digunakan oleh

Kelas A
1–126
0xxx xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala besar
Kelas B
128–191
10xx xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar
Kelas C
192–223
110x xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala kecil
Kelas D
224–239
1110 xxxx
Alamat multicast (bukan alamat unicast)
Kelas E
240–255
1111 xxxx
Direservasikan ; umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen); (bukan alamat unicast)

Kelas A : Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.
Kelas B : Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.
Kelas C : Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.
Kelas D : Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4.
Kelas E : Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.
Kelas Alamat
Nilai oktet pertama
Bagian untukNetwork Identifier
Bagian untukHost Identifier
Jumlah jaringan maksimum
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum
Kelas A
1–126
W
X.Y.Z
126
16,777,214
Kelas B
128–191
W.X
Y.Z
16,384
65,534
Kelas C
192–223
W.X.Y
Z
2,097,152
254
Kelas D
224-239
Multicast      IP Address
Multicast IP Address
Multicast   IP Address
Multicast IP Address
Kelas E
240-255
Dicadangkan; eksperimen
Dicadangkan; eksperimen
Dicadangkan; eksperimen
Dicadangkan; eksperimen

Catatan:
Penggunaan kelas alamat IP sekarang tidak relevan lagi, mengingat sekarang alamat IP sudah tidak menggunakan kelas alamat lagi. Pengemban otoritas Internet telah melihat dengan jelas bahwa alamat yang dibagi ke dalam kelas-kelas seperti di atas sudah tidak mencukupi kebutuhan yang ada saat ini, di saat penggunaan Internet yang semakin meluas. Alamat IPv6 yang baru sekarang tidak menggunakan kelas-kelas seperti alamat IPv4. Alamat yang dibuat tanpa memedulikan kelas disebut juga dengan classless address.

Sumber :

Read More ->>

UJIAN TENGAH SEMESTER

1.       Tulislah Alamat Blog Saudara.
Jawaban :

lukmanpulungan.blogspot.com

2.       Jelaskan analisis saudara terhadap 2 komponen dari 5 komponen utama jaringan computer ?
Jawaban :

a.        NETWORK INTERFACE CARD (NIC)
Kartu jaringan atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Network Interface Card (NIC) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan (penghubung) dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi 2 jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis.
Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah Looback Adapter dan Dial-up Adapter, disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna/dinamis.
Tugas dari Network Interface Card adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang umum digunakan antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5 (Cat5e), kabel fiber-optic, atau radio.
Komputer dapat berkomunikasi dengan Network Interface Card dengan Menggunakan beberapa metode, yakni I/O yang dipetakan ke memori DMA (Direct Memory Access) atau memory yang digunakan bersama-sama. Sebuah aliran data paralel akan dikirimkan kepada kartu NIC dan disimpan terlebih dahulu di dalam memori kartu sebelum dipaketkan menjadi beberapa frame berbeda-beda, sebelum akhirnya dapat ditransmisikan melalui media jaringan. Proses pembuatan frame ini akan menambahkan header dan trailer terhadap data yang hendak dikirimkan yang mengandung alamat, pen-sinyalan, atau informasi pengecekan kesalahan. Frame-frame tersebut kemudian akan diubah menjadi pulsa-pulsa elektronik (voltase, khusus untuk kabel tembaga), pulsa-pulsa cahaya yang dimodulasikan (khusus untuk kabel fiber-optic), atau gelombang mikro (jika menggunakan radio/jaringan tanpa kabel).

b.       PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER
Perangkat adalah benda atau alat yang bekerja menurut fungsinya masing-masing untuk mencapai sebuah hasil atau tujuan.

Perangkat jaringan komputer merupakan komponen-komponen yang di perlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer. Komponen yang di maksud adalah media hardware. Dalam membuat sebuah jaringan komputer kita harus mengetahui perangkat-perangkat hardware, seperti kabel atau perangkat wifi, Ethernet card, hub atau switch, repeater , bridge atau router.
Perangkat jaringan komputer :
1. Kabel
banyak jenis kabel untuk membuat jaringan, namun kita harus mengetahui standar dalam penggunaan untuk komunikasi data dalam jaringan komputer. Jenis-jenis kabel mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Secara umum ada dua jenis kabel dan seringkali di pakai dalam LAN, yaitu Coaxial dan Twisted pair (UTP unshielded twisted pair dan STP( shielded twisted pair).
2. Ethernet Card/ Network Interface Card (Network Adapter)
Cara kerja Ethernet card berdasarkan broadcast network yaitu setiap node dalam suatu jaringan menerima setiap transmisi data yang di kirim oleh suatu node yang lain.setiap Ethernet card mempunyai alamat sepanjang 48 bit yang dikenal sebagai Ethernet Address(MAC Address).
Alamat tersebut sudah ditanam dalam setiap rangkaian kartu jaringan (NIC) yang telah di kenal dengan ‘media access control’ (MAC) dikenal juga dengan istilah ‘hardware address’.
3. Ethernet Hub
Hub merupakan salah satu perangkat jaringan komputer yang sudah dianggap kuno yang tidak bisa memanfaatkan bandwidth jaringan dengan efisien. Makanya kita tidak akan memakai perangkat Hub ini, akan tetapi setidaknya kita harus tahu kenapa piranti Hub ini tidak popular dan tidak direkomendasikan dalam infrastruktur system jaringan.
4. Switch
Switch merupakan perangkat jaringan komputer yang bisa menaikkan kinerja tingkat keluaran jaringan lebih besar. Switch memungkinkan kita mengupgrade atau migrasi ke jaringan campuran 10/100 Mbps atau bahkan lebih tinggi, dan jauh mengurangi pengaruh dari data collision pada jaringan.
5. Repeater
Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal dengan menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan lagi dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel lain. Dengan adanya perangkat ini jarak kabel dapat di perjauh.
6. Bridge
Fungsinya hampir sama dengan repeater akan tetapi bridge lebih fleksibel mempunyai kecerdasan dari repeater. Yang di maksud adalah bridge dapat menghubungkan jaringan dengan menggunakan metode transmisi yang berbeda misalnya bridge menghubungkan base band dan broad band. Bridge juga dapat di gunakan untuk mengkoneksikan network dengan menggunakan tipe kabel yang berbeda atau topologi yang berbeda. Perangkat jaringan ini juga bisa mengutahui alamat masing-masing komputer.
7. Router
Sebuah router mampu mengirim data atau informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Memiliki fungsi yang sama dengan bridge meski tidak lebih pintar dengan bridge tetapi pengembangan perangkat ini sudah melampaui batas tuntunan teknologi yang di harapkan.
Kemampuan yang di miliki Router antara lain:
1)     Router dapat menerjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet.
2)     Router akan mencarikan alternative jalur yang terbaik untuk mengirim data melewati internet.
3)     Mengatur jalur sinyal yang efisien dan dapat mengatur data yang mengalir diantara dua buah protocol.
4)     Dapat mengatur data diantara topologi jaringan.
5)     Dapat mengatur aliran data melewati kabel fiber optic, kabel coaxial atau kabel twisted pair.

3.       Mengapa Protokol jaringan computer TCP/IPv6 diperlukan. Jelaskan?
Jawaban :

IPv6 adalah suatu versi IP  baru yang mana  dirancang untuk menjadi suatu langkah evolusiner dari IPv4. Ini merupakan suatu kenaikan alami ke IPv4. Ini dapat diinstall sebagai perangkat lunak yang dapat diupgrade normal di peralatan internet dan interoperable dengan IPv4 yang sekarang. Strategi Penyebaran nya dirancang untuk tidak mempunyai flagdays atau ketergantungan lainnya. IPv6 dirancang untuk menjalankan dengan baik pada  jaringan capaian tinggi (Gigabit Ethernet, OC-12, ATM, dll.) dan pada waktu yang sama tetap  efisien untuk jaringan bandwitch rendah ( e.g. tanpa kawat). Sebagai tambahan, itu berfungsi untuk menyediakan suatu platform internet kemampuan  baru yang akan diperlukan di masa mendatang.
Perubahan dari IPv4 ke IPv6 terutama pada:
·        Memperluas Kemampuan Pengalamatan
IPv6 meningkatkan alamat IP dari 32 bit - 128 bit, untuk mendukung  lebih banyak tingkatan dari pengalamatan hirarki, suatu jumlah yang lebih besar untuk pengalamatan nodes, dan auto-configuration yang lebih sederhana dari pengalamatan.
·        Penyederhanaan Format Header
Beberapa bidang header IPv4 telah dijatuhkan atau dibuat opsional, untuk mengurangi ongkos pemrosesan common case dari packet handling dan untuk membatasi ongkos bandwitch dari header IPv6.
·        Meningkatkan support untuk perluasan dan pilihan.
Merubah cara pilihan header IP disandikan mempertimbangkan penyampaian yang lebih efisien, lebih sedikit keras membatasi pada panjangnya pilihan, dan fleksibilitas lebih besar untuk memperkenalkan pilihan baru di masa datang.
·        Mengalirkan Kemampuan Labeling
Suatu kemampuan baru ditambahkan untuk dapat melabelkan paket kepunyaan lalu lintas tertentu "arus" di mana pengirim  meminta penanganan khusus, seperti kualitas yang tidak pasti dari servis atau ‘ real time’ service
·        Pengesahan Dan Kemampuan Privasi.

Perluasan untuk mendukung pengesahan, integritas data, dan ( opsional) kerahasiaan data ditetapkan untuk IPv6.
Read More ->>

Jumat, 01 November 2013

INSTALLASI LINUX GUI & CLI

Read More ->>

APA ITU INFINIBAND ?

InfiniBand adalah jenis link komunikasi untuk aliran data antara prosesor dan perangkat I / O yang menawarkan throughput hingga 2,5 gigabyte per detik dan mendukung hingga 64.000 perangkat  yang  dialamatkan. Karena mendukung kualitas layanan ( QoS ) dan failover , InfiniBand sering digunakan sebagai server penghubung dalam lingkungan komputasi kinerja tinggi ( HPC ).

Sistem aliran data internal dalam kebanyakan PC dan sistem server sangat  fleksibel dan relatif lambat . Yang mana jumlah data yang masuk dan mengalir di antara komponen dalam komputer meningkat , sehingga terdapat hambatan pada sistem bus yang ada. Yang alih-alih mengirimkan data secara paralel ( biasanya 32 bit pada satu waktu , tetapi dalam beberapa komputer 64 bit ) di bus backplane ,  InfiniBand menetapkan ( bit - at-a -time ) serial bus . Pin yang lebih sedikit dan sambungan listrik lainnya yang diperlukan juga sedikit , sehingga dapat menghemat biaya produksi dan meningkatkan kehandalan . Serial bus dapat membawa beberapa saluran data pada saat yang sama dalam sinyal multiplexing . InfiniBand juga mendukung beberapa daerah memori , yang masing-masing dapat ditangani oleh kedua prosesor dan perangkat penyimpanan .

The InfiniBand Trade Association memandang bus itu sendiri sebagai saklar karena mengontrol informasi  dengan  menentukan rute pesan yang diberikan hingga  sampai ke alamat tujuan. InfiniBand menggunakan Internet Protocol Version 6 ( IPv6 ) , yang memungkinkan jumlah yang hampir tak terbatas pada ekspansi perangkat .

Dengan InfiniBand , data ditransmisikan dalam paket yang bersama-sama membentuk komunikasi yang disebut pesan . Sebuah pesan dapat menjadi  remote direct memory access  ( RDMA ) operasi membaca atau menulis , saluran mengirim atau menerima pesan , operasi transaksi berbasis reversibel atau transmisi multicast . Setiap prosesor ( PC atau server data center , misalnya) memiliki apa yang disebut Host Channel Adapter ( HCA ) dan masing-masing perangkat periferal memiliki Target Channel Adapter  ( TCA ).  Adapter ini berpotensi untuk bertukar informasi yang menjamin keamanan atau kualitas kerja  yang diberikan oleh  Quality of Service level.

Spesifikasi InfiniBand dikembangkan oleh penggabungan dua desain yang saling bersaing ,  Future I / O , yang dikembangkan oleh Compaq , IBM , dan Hewlett - Packard , dengan Generasi I / O , yang dikembangkan oleh Intel , Microsoft , dan Sun Microsystems .

.: Pengertian Throughput

Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file.
Bagaimana cara mengukur bandwidth? Dan bagaimana hubungannya dengan throughput? Seperti telah diulas di atas, bandwidth adalah jumlah bit yang dapat dikirimkan dalam satu detik. Berikut adalah rumus dari bandwidth:
bandwidth = Σbits / s
Sedangkan throughput walau pun memiliki satuan dan rumus yang sama dengan bandwidth, tetapi throughput lebih pada menggambarkan bandwidth yang sebenarnya (aktual) pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan jaringan
internet tertentu yang digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu. Berikut adalah formula pembanding throughput dengan bandwidth:
waktu _ download _ terbaik = ukuran _ file / bandwidth
waktu _ download _ typical = ukuran _ file / throughput
Dengan hanya mempergunakan bandwidth sebagai patokan, Joko Lelono menganggap harusnya fileyang akan didownloadnya yang berukuran 64 kb seharusnya bisa didownload dalam waktu sekedip mata atau satu detik, tetapi setelah diukur ternyata memerlukan waktu 4 detik. Jadi jika ukuran file yang didownload adalah 64 kb, sedangkan waktu downloadnya adalah 4 detik, maka bandwidth yangsebenarnya atau bisa kita sebut sebagai throughput adalah 64 kb / 4 detik = 16 kbps.

.: Pengertian QoS

Quality of Service adalah kemampuan untuk memberikan prioritas yang berbeda untuk berbagai aplikasi, pengguna, atau aliran data, atau untuk menjamin tingkat tertentu kinerja ke aliran data.
Misalnya, diperlukan sedikit menilai, keterlambatan, naik opelet, probabilitas dropping paket dan / atau sedikit kesalahan menilai mungkin dilakukan. Menjamin kualitas layanan merupakan hal penting jika kapasitas jaringan yang memadai, terutama untuk aplikasi real-time streaming multimedia seperti VoIP, game online dan IP-TV, karena ini sering memerlukan kecepatan tetap dan peka terhadap penundaan (delay), dan dalam jaringan di mana kapasitas adalah sumber daya terbatas, misalnya dalam komunikasi data selular. Pada jaringan yang tidak terdapat kongesti / tabrakan, mekanisme QoS  tidak diperlukan.


Sumber :

1. http://searchstorage.techtarget.com/definition/InfiniBand
2. http://yulianto14.wordpress.com/2013/01/29/3-pengertian-dari-throughput/
3. http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/QoS
Read More ->>

PERBEDAAN SWITCH MANAGEABLE DENGN SWITCH UNMANAGEABLE

Switch Manageable

Adalah switch dengan harga tinggi yang dapat dikonfigurasikarena memiliki sistem operasi didalamnya.
Pioneer untuk Switch manageable adalah device dengan merk ‘Cisco’. selain Cisco, kebanyakan hanya sebuah Switch murah yang tidak dapat dikonfigurasi (Unmanageable) dan sistem pakainya :  tinggal colok. Switchmanageable dibuat untuk meningkatkan keamanan pada sebuah jaringan lokal dan biasadipakai pada perusahaan-perusahaan elite. karena cara kerjanya, switch manageable dapatjuga dikelompokkan menjadi device yang bekerja pada layer 3 OSI Model.


Switch Unmanageable
Adalah Switch non Os  Maksud nya switch yang tinggal langsung colok  tidak ada configurasi apa” biasanya di gunakan untuk Jaringan yang sederhana sperti jaringan warnet dan lain-lain.

Adapun beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara manageable switch dengan yang non manageable. Perbedaan tersebut dominan bisa di lihat dari kelebihan dan keunggulan yang dimiliki oleh switch manageable itu sendiri. Adapun beberapa kelebihan manageable switch yang membedakan keduanya adalah :
  1. Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN
  2. Pengaturan access user dengan access list
  3. Membuat keamanan network lebih terjamin
  4. Bisa melakukan pengaturan port yang ada
  5. Mudah dalam monitoring trafick dan maintenence network karena dapat diakses tanpa harus berada di dekat switch.

Sumber :
http://knowledg121b.wordpress.com/2011/05/27/perbedaan-switch-manageble-dan-unmanageble/
http://pangeranbalang.wordpress.com
Read More ->>

ARUBA 7200

Aruba 7200
802.11ac network mobility controller

The Aruba 7200 mobility controller has been designed with today’s networking challenges in mind. Faster delivery of WiFi to a growing number of mobile devices has become a top priority for enterprises of all sizes and the 7200 delivers the capacity for both BYOD and 802.11ac WiFi devices with speeds of up to 40 Gbps.

Capable of supporting more than 32,000 wireless devices whilst simultaneously performing stateful firewall policy enforcement, the 7200 is enhanced to deal with the next level of mobile app delivery with a central processor which employs 8 CPU cores and 4 virtual cores.

Featuring Aruba AppRF, which enables application awareness at IT administrator level, the 7200 mobility controller guarantees the best-performing wireless LAN solution in high density mobile application environments; with the 7200, users can expect the gigabit WiFi speeds that are required for a seamless application experience. 

Boasting a plethora of additional features, the 7200 will also deal with network authentication and encryption, VPN connections, IPv4 and IPv6 services, firewall policy enforcement, as well as spectrum analysis and intrusion prevention.
Aruba 7200 controller features and data

Sumber :
http://www.ensign-net.co.uk/aruba-7200-controller.html
Read More ->>

ARUBA WIRELESS LAN CONTROLLERS

Aruba Controllers
Aruba 7200
802.11ac Optimised



       Aruba wireless LAN controllers are designed to unify your enterprise network, delivering mobility, security, and remote networking capabilities, whilst providing secure network access for users independent of their application, device or location.

      The Aruba wireless controller range is perfect for deployment in a range of business environments from retail stores to large, campus-wide, environments, integrating a wide array of features such as policy enforcement, firewall, VPN server, intrusion protection and RF management. Not only this, the same features are applicable across wired, wireless, VPN and remote offices, creating an improved user experience irrespective of their connection medium.
Aruba Wireless LAN Controllers enable you to take charge of your networks...

      Aruba Wireless LAN Controllers are the key component in deployment as they provide all the central intelligence for configuration and management. Click for Aruba Access Points.
      Ensign have vast experience in designing, installing and maintaining Aruba Wireless LAN (WLAN) solutions for a range of different clients and sites, from schools and small businesses through to large Bluechip national companies and everyone else in between.


Gambar dari ARUBA :
 
Aruba 6000
Large Campus


 
Aruba 600
Branch Office

 
Aruba 3000
Medium/Large Regional Office


Sumber :

Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.